Insights

Dapatkan wawasan terbaru

Insights

Ceritaperempuan.id, Coca-Cola Amatil Indonesia, dan Telkomtelstra Ajak Sektor Swasta Indonesia Berperan Aktif Majukan Keberagaman Gender

  • Per Februari 2017, hasil studi menunjukkan bahwa terdapat 131,5 juta karyawan di pasar tenaga kerja Indonesia, dan persentase berdasarkan gender menunjukkan perbedaan yang signifikan antara jumlah karyawan perempuan di angka 55% dan jumlah karyawan laki-laki di angka 83,1% (Data Biro Pusat Statistik, 2017)
  • Indonesia berada di urutan ke-84 dari 144 negara yang termasuk di dalam peringkat kesenjangan gender global (Laporan Global Gender Gap, 2017)
  • Kesetaraan gender merupakan sebuah alat untuk memberdayakan kaum perempuan dan laki-laki untuk meningkatkan kualitas hidup mereka. (Data Badan Perencanaan Pembangunan Nasional tentang Sustainability Development Goals 2015 – 2030, 2017)

 


Jakarta, 12 April 2018

Masih dibutuhkan banyak upaya untuk meningkatkan keberagaman gender dan meminimalkan diskriminasi di lingkungan kerja terkait dengan tenaga kerja perempuan di berbagai industri di Indonesia. Dalam mendukung agenda pemerintah untuk mencapai Sustainable Development Goals (SDG) 2015 – 2030, yaitu mencapai kesetaraan gender dan memberdayakan kaum perempuan, Ceritaperempuan.id bersama dengan Coca-Cola Amatil Indonesia (CCAI) dan Telkomtelstra berkolaborasi dalam Indonesian Women’s Forum tahun ini. Tujuan dari forum ini adalah untuk menunjukkan pentingnya penerapan regulasi di tempat kerja yang mempromosikan keberagaman gender dan memberdayakan karyawan perempuan.

Sekretaris Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Dr. Pribudiarta Nur Sitepu, MM membuka forum tersebut bersama dengan Ibu Lucia Karina, Public Affairs and Communications Director Coca-Cola Amatil Indonesia dan Bapak Erik Meijer, President Director Telkomtelstra. Hadir juga sebagai pembicara dalam sesi diskusi panel, Ibu Deborah Intan Nova, Group Chief of Information Coca-Cola Amatil; Bapak Ernest Hutagalung, CFO Telkomtelstra; dan Ibu Nita Yudhi selaku Vice Chairwomen for Women Empowerment KADIN Indonesia dan President of Indonesia Business Woman Association.

Ibu Karina, selaku Public Affairs and Communications Director CCAI menyatakan bahwa pencapaian keberagaman gender di sektor swasta dapat didorong melalui berbagai cara, salah satunya dengan memastikan bahwa kedua jenis gender mendapatkan kesempatan yang sama dalam hal pengembangan kapabilitas. “Karyawan perempuan di CCAI memainkan peran penting dalam tiap aspek bisnis kami, termasuk memegang posisi pimpinan dalam fungsi-fungsi yang banyak didominasi oleh laki-laki, seperti manufaktur, distribusi, cold drink equipment and services. Para pemimpin perempuan yang sangat hebat ini telah sukses menggapai potensi mereka dengan semangat pantang menyerah, kerja keras, serta mengikuti program-program pelatihan komprehensif yang dirancang secara khusus bagi karyawan perempuan di Amatil. Begitu banyak hal yang masih perlu dilakukan, tetapi jelas bahwa kami memiliki komitmen yang kuat pada keberagaman dan inklusivitas. Bukan hanya karena, sebagai organisasi, kami selalu mendukung agenda pemerintah Indonesia, tetapi kami percaya bahwa hal tersebut merupakan cara yang benar untuk mencapai sukses yang berkelanjutan.”

Sejak awal masuk ke Indonesia pada tahun 1992, saat ini CCAI mengoperasikan delapan fasilitas manufaktur, dua pabrik preform dan empat Mega Distribution Center untuk melayani ribuan pelanggan di seluruh Indonesia. Selain meresmikan berbagai investasi infrastruktur selama beberapa waktu terakhir, seperti lini produksi dan Mega Distribution Center, beberapa tahun belakangan ini CCAI telah melebarkan fokusnya dalam membangun program pengembangan kapabilitas yang komprehensif bagi karyawan perempuan dan laki-laki untuk mencapai keberagaman gender. Hingga saat ini CCAI memiliki 28,2% karyawan perempuan yang menduduki posisi manajerial.

Di dalam forum hari ini, Ceritaperempuan.id juga menjelaskan tentang hasil riset McKinsey Global tentang pentingnya kerja sama dan kolaborasi antara sektor swasta, pemerintah, dan asosiasi profesional untuk memberdayakan keberagaman gender. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa bentuk kolaborasi antara sektor publik dan swasta dapat mengurangi masalah kesenjangan gender di lingkungan kerja pada tahun 2025 dan dapat meningkatkan angka produk domestik bruto (Gross Domestic Product/GDP) di dunia sebesar US$ 12 milyar. Hal ini menunjukkan potensi yang sangat besar bagi tenaga kerja perempuan di Indonesia. “Selama beberapa tahun terakhir ini, Indonesia telah menunjukkan pembangunan GDP yang kuat, dan hal ini juga didukung oleh peningkatan partisipasi perempuan di lingkungan kerja. Hal ini harusnya mengingatkan kita bahwa setiap usaha dan inisiatif sungguh berarti. Tidak ada waktu yang lebih baik dari sekarang bagi pemerintah, sektor swasta, masyarakat, serta individual untuk memanfaatkan potensi karyawan perempuan di lingkungan kerja,” jelas Ibu Nita Yudhi, Vice Chairwomen for Women Empowerment KADIN Indonesia dan President of Indonesia Business Woman Association.

Telkomtelstra menyadari kebutuhan untuk menciptakan dan mempertahankan keberagaman gender di lingkungan kerja dengan berkomitmen pada janji perusahaan terhadap kesetaraan yang diluncurkan pada tahun 2016. “Kami percaya bahwa dibutuhkan suatu komitmen yang signifikan dari perusahaan untuk mengembangkan berbagai regulasi juga fasilitas yang dapat membantu pencapaian kesetaraan gender secara lebih cepat. Di Telkomtelstra, kami terus berusahaa untuk mendorong keberagaman dan inklusivitas melalui berbagai program, seperti: waktu kerja yang fleksibel, fasilitas ruang laktasi bagi para ibu, dan penambahan cuti bagi karyawan laki-laki yang baru saja menjadi ayah,” ucap Bapak Erik Meijer, President Director telkomtelstra. Telkomtelstra memiliki kebijakan perusahaan yang memastikan adanya kesempatan yang sama bagi karyawan perempuan untuk mengisi posisi kepemimpinan. “Kami terus berupaya untuk mendorong keseimbangan gender dalam posisi kepemimpinan di organisasi kami,” tambah Bapak Erik.

Forum yang dilaksanakan hari ini sukses mempersatukan berbagai representatif dari sektor swasta dan sosial di dalam panel diskusi dan workshop, yang menghasilkan suatu lembar rekomendasi tentang berbagai regulasi yang dapat diaplikasikan di lingkungan kerja untuk mencapai keberagaman gender. Rekomendasi tersebut merupakan perwujudan komitmen sektor swasta dalam mendukung pemerintah untuk mempromosikan pentingnya keberagaman gender dan pemberdayaan perempuan secara aktif melalui pembentukan regulasi yang akan melindungi kesejahteraan karyawan perempuan dan memberkuat kesetaraan hak asasi manusia.

***

TENTANG COCA-COLA AMATIL INDONESIA (CCAI)
Coca-Cola Amatil Indonesia (CCAI) adalah perusahaan penjualan, manufaktur, dan distribusi minuman terkemuka yang berdiri sejak Januari 1992. CCAI merupakan anak perusahaan dari Coca-Cola Amatil (CCA), salah satu pembotolan Coca-Cola terbesar di dunia, yang berkantor pusat di Sydney, Australia, dan sahamnya tercatat di Bursa Efek Australia. CCAI mengoperasikan delapan fasilitas manufaktur di Sumatera, Jawa dan Bali, mempekerjakan dari 10.000 tenaga kerja, dan mendistribusikan jutaan minuman menyegarkan untuk lebih dari 830.000 outlet di seluruh Indonesia. Diatur oleh empat pilar keberlanjutan terintegrasi: Our People, Our Wellbeing, Our Environment dan Our Community—CCAI telah menjalankan berbagai inisiatif Corporate Social Responsibility (CSR) seperti Coca-Cola Forest, Coke Kicks, bantuan pendidikan, donor darah, dan City Clean-Up, yang semua tumbuh bersama bisnis di seluruh Indonesia.
Untuk informasi lebih lanjut tentang CCAI, kunjungi www.coca-colaamatil.co.id

TENTANG TELKOMTELSTRA
Telkomtelstra adalah perusahaan patungan antara PT. Telekomunikasi Indonesia (Telkom Indonesia) yang merupakan perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia, dengan Telstra Corporation Limited (Telstra) yang merupakan perusahaan telekomunikasi dan layanan informasi terkemuka di Australia. Dengan memanfaatkan kekuatan dari kedua perusahaan tersebut (Telkom Indonesia & Telstra), kehadiran Telkomtelstra di Indonesia membawa sebuah kombinasi yang tak tertandingi yaitu pemahaman akan pasar lokal dan juga pengalaman menyediakan layanan managed solutions kelas dunia.

TENTANG CERITAPEREMPUAN.ID
Ceritaperempuan.id adalah wadah bagi para perempuan dan pendukungnya yang berfokus kepada pengembangan diri melalui peningkatan kesadaran terhadap isu sosial dan gender dari berbagai perspektif. Melalui website, http://ceritaperempuan.id mempublikasikan tulisan dari para perempuan yang beragam dan relevan dengan isu gender juga sosial yang sering kali dihadapi sehari-hari. Sejak tahun 2017, ceritaperempuan.id telah mengadakan diskusi-diskusi bertema di Bandung dan Jakarta. Ceritaperempuan.id juga berkolaborasi dengan komunitas, organisasi, dan para profesional untuk bertukar pikiran serta mengeksplorasi isu-isu tersebut.

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan menghubungi:

Abram Sakkan
Marketing Communication Manager
Telkomtelstra
sakkan.abram@telkomtelstra.co.id